Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi

Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi - Hallo sahabat m3et tv DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi
link : Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi

Baca juga


Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi

Terpapar virus corona tentu menjadi cobaan dan ujian yang berat. Seperti yang diketahui, virus corona atau Covid-19 kini seolah menjadi aib memalukan di mata masyarakat. Orang dengan status positif kerap dikucilkan dan diasingkan.
Belum lagi, harus berjibaku dengan alat-alat medis serta obat-obatan yang harus dikonsumsi di rumah sakit untuk membunuh virus tersebut.
Namun menakjubkannya, seorang pasien positif Covid-19 di Kalimantan Timur ini tetap dapat mengerjakan skripsinya di tengah menjalani isolasi rumah sakit.
Ya, meski dirundung kenyataan pahit serta terbeban oleh kondisi kesehatan, gadis cantik bernama Siti Nurhalizah ini berhasil menyelesaikan tugas akhir kuliahnya hingga menjalani sidang hasil, dan lulus dari Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Dilansir today.line.me, Icha, sapaan akrabnya, pertama kali masuk rumah sakit pada 2 April 2020, setelah beberapa hari tiba di kampung halamannya di Berau, Kalimantan Timur. Ketika itu, dia mengalami batuk hingga muntah dan maag, kemudian dibawa ke RSUD dr. Abdul Rivai, Berau.
“Aku kan kuliah di Yogyakarta. Tanggal 29 Maret aku mutusin untuk pulang (ke Kalimantan),” tuturnya.
“Di IGD rumah sakit sendiri, aku jujur telah melakukan perjalanan dari Yogyakarta,” ujar mahasiswi program studi D-III Kebidanan tersebut.
Sejak masuknya di rumah sakit itulah, Icha diharuskan menjalani isolasi di rumah sakit, sembari menunggu hasil swab pertamanya.
Setelah hasil swab keluar dan menunjukkan dirinya negatif Covid-19, Icha pun diizinkan pulang.
Namun tiga hari setelahnya, Icha kembali menjalani isolasi di rumah sakit karena hasil swab kedua menunjukkan dia positif.
“Tanggal 19 April 2020 aku ditelepon lagi dari pihak rumah sakit, kalau sebenarnya hasil swab aku yang kedua baru keluar dan hasilnya bayang-bayang. Bayang-bayangnya itu sedikit menjurus ke positif Covid-19. Jadi untuk memastikan, aku dibawa lagi ke rumah sakit, dengan status saat itu positif Covid-19,” kisah Icha.
Di saat bersamaan, Icha dikejar deadline, menyelesaikan skripsi sehingga terpaksa mengerjakannya di ruang isolasi.
“Saat di rumah sakit, aku baru mengerjakan Bab 4 dan Bab 5 sampai ke sidang hasilnya,” kata dia.
Karena berada di ruang terbatas, Icha pun sempat mengalami kesulitan. Baik untuk mengurus berkas maupun menjalani sidang online, karena kendala jaringan internet.
Tapi itu semua akhirnya berhasil ia lalui.
Keberhasilannya ini pun tak terlepas dari dukungan dari para tim medis yang merawatnya.
Bagi Icha, ini adalah momen yang tak pernah akan terlupakan seumur hidup.
“Mereka nyemangatin aku dari hari-hari sebelumnya, karena aku sudah ngabarin mereka.”
“Mereka juga sudah tahu aku ngerjain dari kemarin, aku ngadep laptop terus, mereka support sekali.”
“Luar biasa sih, pengalaman yang sangat luar biasa saat itu.”


Demikianlah Artikel Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi

Sekianlah artikel Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi dengan alamat link https://www.meettv.me/2020/06/kisah-seorang-mahasiswi-yang-positif.html

0 Response to "Kisah Seorang Mahasiswi yang Positif Corona dan Harus Kerjakan Skripsi di Ruang Isolasi"

Posting Komentar