MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar

MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar - Hallo sahabat m3et tv DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar
link : MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar

Baca juga


MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar

Di tengah mewabahnya pandemik virus corona atau Covid-19, sejumlah negara mulai membatasi kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa. Termasuk peribadatan di rumah ibadah, baik gereja, majid maupun kuil.
Salah satunya, MUI menerbitkan fatwa mengganti salat Jumat dengan salat zuhur. Sayangnya, pembatasan ibadah terus menimbulkan perdebatan. Salah satunya yang menyerukan agar umat tetap ke masjid dan lebih takut kepada Tuhan dibanding virus corona.
Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh menyampaikan, Tuhan telah memberikan akal pikiran untuk menyikapi hal tersebut.
"Allah Subhanahu Wata'ala menciptakan segala sesuatu untuk kepentingan kemaslahatan manusia. Tetapi pada saat yang sama kita diberikan akal untuk kepentingan memilih. Memilih antara hidup, memilih antara mati dengan hidup. Memilih antara sehat dan sakit," tutur Asrorun di Kantor Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (19/3).
Menurut Asrorun, saat seseorang sakit maka dengan akal pikiran itu Tuhan memberikan kebebasan manusia memilih sikap. Dan pilihan yang dianjurkan untuk diambil adalah berobat demi kesehatan.
"Benar sakit itu adalah ciptaan Allah tetapi dengan akal budi yang diberikan oleh Allah, kita diwajibkan untuk ikhtiar menciptakan aktivitas yang menyebabkan kesehatan," jelas dia.
Terlebih, Asrorun melanjutkan, setiap orang memiliki kewajiban memelihara diri dan kesehatan lingkungannya. Khususnya dalam pandemi Covid-19, pencegahan penyebarannya tidak bisa dibebankan kepada satu komunitas saja.
"Kalau kita sakit kita berikhtiar untuk sehat dan memastikan kesehatan. Kalau kita sehat kita diwajibkan menjaga kesehatan jangan sampai menjerumuskan ke dalam kebinasaan," katanya.


Demikianlah Artikel MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar

Sekianlah artikel MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar dengan alamat link https://www.meettv.me/2020/03/mui-benar-sakit-ciptaan-allah-tapi.html

0 Response to "MUI: Benar Sakit Ciptaan Allah, Tapi dengan Akal Budi Kita Wajib Berikhtiar"

Posting Komentar