Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI

Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI - Hallo sahabat m3et tv DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI
link : Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI

Baca juga


Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI

Pemerintah Arab Saudi belakangan mensterilkan kawasan Masjidil Haram. Ini berkaitan dengan upaya Arab mengantisipasi isu corona. Namun setelah foto kabah sepi marak bermunculan di jagat maya, banyak masyarakat yang menganggap kalau ini merupaan pertanda besar kiamat kian dekat.
Lantas untuk menanggapi fenomena tersebut, apa pernyataan Majelis Ulama Indonesia alias MUI? Berikut ulasannya.
Menurut Ketua Komisi Hukum MUI HM Baharun, pihaknya meminta agar umat Islam tetap fokus dalam beribadah dan tidak mengaitkan kondisi kabah sepi dengan tanda kiamat. Dia mengatakan, publik tak perlu khawatir dengan isu yang beredar.
“Saya kira umat Islam tetap saja harus istikomah dengan ibadah dan amal saleh masing-masing tanpa harus gusar dengan kehebohan isu, yang kadang dilebih-lebihkan itu,” ucap dia disitat Kumparan, Jumat 6 Maret 2020.

Baharun kemudian menjelaskan tanda-tanda kiamat. Katanya, Nabi Muhammad SAW memang pernah mengungkap tanda-tanda kiamat saat ditanya oleh Malaikat Jibril. Kisah ini tertulis dalam hadis sahih dari kitab Al-Arba’in.
Yang jelas tidak ada seorang pun yang bisa mengetahui kapan kiamat tiba. Kendati tanda-tandanya sudah dilukiskan. Tanda-tanda kiamat meliputi ada budak melahirkan majikan, artinya anak yang dilahirkan jadi majikan orangtuanya –berbalik melawan orangtua.
Kedua, jika ada orang miskin pengembala bertelanjang dada tanpa alas kaki tiba-tiba berlomba membangun gedung-gedung bertingkat –orang miskin kaya mendadak.
Kedua tanda besar itu muncul merata di seluruh dunia. Ditambah dengan tanda-tanda lain secara terperinci, seperti turunnya Nabi Isa dan munculnya Imam Mahdi.
“Jika fenomena kedua tanda-tanda kiamat itu sudah merata, maka berdasar ini kiamat sudah dekat. Tanda-tanda lain juga ada selain dua tanda utama tadi. Yaitu turunnya Nabi Isa, kemunculan Imam Mahdi, serta keluarnya Ya’juj dan Ma’juj dan lain sebagainya tanda-tanda spesifik,” jelas dia.
Untuk kondisi kabah sepi, Bahrun melihat bukanlah masuk dalam tanda-tanda kiamat yang diungkap para ulama. “Adapun riwayat-riwayat tentang tanda ‘Ka’bah yang sepi dari orang bertawaf’, saya kira tidak masuk dalam hadis yang masyhur dan mutawatir ini,” ujar dia.
Seperti diketahui, Rabu lalu, Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah melarang jemaah dari seluruh negara untuk melakukan umroh selama 2020. Akibatnya, banyak jemaah umroh yang terpaksa harus melakukan pembatalan keberangkatan.
Andaipun yang sudah tiba di Arab Saudi, mereka akan menjalani serangkaian tes kesehatan ketat, memastikan kalau mereka sehat.
Saat ini, Pemerintah Arab Saudi memilih membuat steril kawasan Masjidil Haram dan Masjid Nawabi. Kawasan kedua masjid suci itu ditutup satu jam setelah salat Isya hingga satu jam sebelum salat Subuh.
Penjelasan Arab
Makin masifnya kasus virus corona beberapa waktu terakhir membuat Pemerintah Arab Saudi batalkan umroh setahun ke depan. Keputusan pembatalan umroh ini dinyatakan bersifat sementara sampai situasi benar-benar dirasa aman.
Menurut Pemerintah Arab Saudi, mereka khawatir virus corona turut menyebar luas di kota-kota paling suci bagi umat Islam. Maka itu, sebagai kewaspadaan, kegiatan umroh kemudian dibatalkan untuk sementara waktu.
“Penundaan ini bersifat temporer, berlaku untuk penduduk di Arab Saudi ataupun mereka yang datang berkunjung,” ujar Pemerintah Arab Saudi seperti dikutip Channel News Asia.
Pemerintah Arab khawatir, apabila jutaan jemaah berkumpul di satu tempat yang sama, dan salah satu di antaranya tertular corona, akan menjadi hal yang sulit untuk dikendalikan.
Keputusan batalkan umroh setahun ke depan dilakukan menyusul ditemukannya kasus kedua virus corona pada Senin lalu. Korban warga Arab tertular corona usai mengunjungi Iran melalui Bahrain.
Pemerintah Arab pun mengatakan kalau keputusan pembatalan umroh setahun ke depan adalah hal berat bagi mereka. Apalagi waktu-waktu sekarang merupakan waktu yang acap dipilih banyak orang untuk umroh, karena menjelang bulan puasa Ramadhan yang dimulai pada akhir April, dan periode yang disukai banyak orang untuk naik haji.


Demikianlah Artikel Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI

Sekianlah artikel Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI dengan alamat link https://www.meettv.me/2020/03/kabah-kosong-tanda-kiamat-ini-kata-mui.html

0 Response to "Ka'bah Kosong Tanda Kiamat? Ini Kata MUI"

Posting Komentar