Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya

Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya - Hallo sahabat m3et tv DN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya
link : Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya

Baca juga


Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya

Lahir dengan kekurangan, Daniel Satria Ramadhan (12) memiliki kelebihan yang luar biasa. Bocah tunanetra asal Bekasi ini mampu menghafal Alquran pada usia yang masih balita.

Daniel Satria Ramadhan, putra pasangan Mulyadi (35) dan Emma Elfrida Aritonang (47), sudah mendapat pengajaran membaca Alquran dari orang tua dan guru mengajinya saat berusia 4,5 tahun.

Mulyadi menceritakan, anaknya itu sudah bisa belajar tata cara salat serta menghafal Alquran sejak kecil.

Dia, katanya, sudah mendengarkan rekaman tadarus murottal Alquran melalui handphone-nya ataupun Alquran khusus, yaitu Alquran braile.

Meskipun mata warga Perum Kirana Cibitung Blok E4, RT 001/022, Wanajaya, Cibitung, Bekasi, ini tidak berfungsi sejak ia lahir, kelebihan daya ingatnya itu melebihi rata-rata bocah seusianya.

"Daniel dari usia lahir dikasih kekurangan tapi kelebihannya banyak," ujar Mulyadi kepada Tribun saat anaknya itu mengikuti ajang Akademi Hafizh Anak Indonesia, di Cinnamon Hotel Boutique Syariah, Jalan Dr Setiabudi No 300, Kota Bandung, Sabtu (4/5).

Berkat kegigahannya itu, Daniel, yang waktu itu masih duduk dibangku kelas 2 SD, sudah bisa menghafal Alquran dari Juz 26 sampai Juz 30. "Hafalan lima juz," ujar Daniel

Mulyadi mengatakan, anaknya itu setiap hari menghafal ayat demi ayat Alquran dan belajar makhorijul huruf Alquran sepulang sekolah bersama guru mengajinya di rumah.

Daniel sekarang duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar SLB Tan Miyat Bekasi.

Setiap hari, Daniel selalu setor hafalan ayat Alquran tiga sampai lima ayat kepada guru mengajinya.

"Pulang sekolah sampai di rumah bakda Asar pukul 17.00 WIB memulai ngaji sampai bakda Magrib," ujar Mulyadi.

Ayahnya sebagai buruh pabrik dan ibunya sebagai ibu rumah tangga sangat bangga ketika Daniel mengikuti lomba hafiz Alquran dari tingkat sekolah, kecamatan, bahkan tingkat daerah dan berhasil menjuarai perlombaan tersebut. "Pernah juara satu tingkat kecamatan dan juara dua tingkat pemda," ujarnya.

Mulyadi berharap anak satu-satunya itu bisa mengikuti ajang hafiz tingkat nasional dan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang meskipun dengan keterbatasan.

"Daniel lebih banyak belajar dan lebih baik lagi dan Insya Allah menjadi penghafal Quran dan menjadi inspirasi bagi banyak orang," ujarnya.

Dalam Lomba Tingkat Nasional Akademi Hafizh Anak Indonesia (AHAI) 3 2019 di Kota Bandung, Daniel menjadi peserta urutan kedua. Seorang juri mengetes Daniel dengan hafalan surat At Tahrim.

Daniel pun memulai dengan ta’awwudz basmalah. Dua belas ayat dalam Surat At Tahrim satu demi satu dibacakan Daniel dengan suara merdunya.

Setiap butiran ayat Surat At Tahrim dilantunkan dengan penuh khusyuk dengan keterbatasan yang dimiliki Daniel.

Ketua Pelaksana AHAI 2019, Ujang Ahmad Solihin, mengatakan ajang AHAI ketiga ini sedikit istimewa dibanding AHAI sebelumnya.

Menurut dia, ada empat orang peserta difabel yang mengikuti perlombaan. Satu di antaranya Daniel.

"Mereka rekomendasi dari pihak Cinnamon Hotel yang memang punya yayasan difabel. Ada yang tunanetra," ujar Ujang.

Ujang berharap ajang lomba ini bisa memunculkan bibit penghafal Quran dan sebagai media ukhuwah pertemuan penghafal Quran seluruh Indonesia.

"Kemudian kami nanti lebih memberikan pembinaan atau karantina secara optimal, seperti pendidikan Alquran dan akhlak," ujarnya. (*)




Demikianlah Artikel Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya

Sekianlah artikel Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya dengan alamat link https://www.meettv.me/2020/03/daniel-satria-ramadhan-bocah-tunanetra.html

0 Response to "Daniel Satria Ramadhan, Bocah Tunanetra Hafiz Alquran, Daya Ingatnya Melebihi Anak-anak Seusianya"

Posting Komentar